Hari ini 22 Desember, merupakan hari yang paling ditungu-tungu oleh para Ibu, karena hari ini “Hari Ibu or Mother’s Day, tapi kalo di eropa sono selalu diperingati setiap tanggal 1 Mei, ada yang 6 Mei dll
Sebenarnya hari ibu diadakan karena untuk mengenang jasa ibu yang telah mengandung kita selama 9 bulan dan melahirkan kita, merawat kita, menjaga kita, menyusui kita dan di hari ibu semoga kita bisa mengingat hal itu dan berterima kasih pada ibu.
Mmmmhh saya juga bingung dalam hal ini. Barusan saya chatt dengan temen, dia cowok dan saya bertanya kenapa ga ada hari bapak? dia bilang karena wanita adalah figur kesempurnaan seorang pria, oleh karena itu pantas diberi tempat khusus.
Wanita diciptakan dari tulang rusuk pria, akankah saling melengkapi?
Dia juga bilang Karena Bapak hanya menanam benih..
sedangkan segala kerepotan mengurus anak ada pada Ibu..
Maka dari itu Ibu mesti lebih di hargai.. dan di beri tempat lebih baik..
Dan Karena ibu adalah segala-galanya,
• ada Ibu yang melahirkan
• ada Ibu yang menyusui
• ada Ibu yang punya jari
• ada Ibu yang punya kota
• ada Ibu yang punya surga
Kalo Bapak ?…..apa ya…. ^_^
Nah temen chat saya yang satunya lagi, dia protes, dia blng “seharusnya di kita (Indonesia) juga ada hari Bapak seperti di amerika sana, karena sekarang saya mau jdi Bapak dan juga sebagai emansipasi, masa ibu terus yang di sanjung padahal waktu bikin anak, kita … “ (capcay deih) tp bener jg yaa!!!
Memang ini mungkin hal kecil, tp sangat penting bagi kita yang sebagai anaknya harus merayakannya untuk Ibu kita semua. Ya… paling tidak pada hari ini, hari IBU, kita berikan suatu surprise ke ibu kita mungkin dengan memberi dia Bunga mawar, kalau nggak mau keluar banyak duit. kita bisa buat Ibu kita dalam satu hari itu tidak usah menyiapkan masakan alias kita yang menyiapkan masakan untuk dia. Untuk yang paling sederhana, hemat, dan tidak repot-repot, kita ucapin aja “Selamat Hari Ibu” sambil sungkem cium tangan ibu kita (Kalau bisa cium juga kakinya, kan surga ditelapak kaki Ibu
).
Oh ya, saya pernah baca suatu cerita/artikel ,atau apala tapi entah dimana saya juga lupa, (kalo gak salah dari sang pembelajar : dia Om saya, Andrie Wongso) heee, kira2 seperti ini ceritanya.
Ada sebuah keluarga yang sedang bahagia atas kelahiran seorang putra namun kebahagiaan itu sirna manakala orang tua melihat putranya tidak memiliki daun telinga. Walaupun demikian Si Ibu tetap mencintainya dan menyayanginya serta mendidiknya…. suatu hari Si Bapak bercerita pada anaknya bahwa ada seseorang yang rela mendonorkan daun telinganya, tapi tetap merahasiakan identitas donaturnya.
Konon ceritanya anak tersebut sukses dalam berkarir menjadi pejabat yang ganteng dan berwibawa …. Suatu hari Ia bertanya pada Sang Ayah ia ingin membalas budi pada orang yang telah mengorbankan daun telinganya untuk dirinya namun Sang Ayah tetap bungkam merahasiakannya.
Singkat cerita suatu hari Sang Ibu meninggal dunia dan Sang anak yang sukses datang membelai Sang Bunda yang rambutnya panjang terurai…. karena sudah sejak lama Sang Bunda bangga dengan rambutnya yang indah itu…… Alangkah terkejutnya Sang Putra ketika ia tahu bahwa dibalik rambut Bundanya yang panjang terurai itu tidak ditemukan daun telinganya.
Akhirnya Sang Ayah bercerita sejujurnya bahwa daun telingga bundanya ada pada dirinya…. menangislah Sang Putra mengenang pengorbanan, ketulusan dan keikhlasan Bundanya.
Memang Kasih Ibu pada anaknya tak terhingga sepanjang masa, sungguh kasih sayangnya tak terbatas, Dalam hidupnya hanyalah ingin memberi dan tak pernah berharap kembali. Sungguh mulia engkau Bunda.
Memang bener Bahwa dibalik seorang anak yang sukses pasti ada orang lain yang punya peran LUAR BIASA dibelakangnya yaitu….. IBU nya.
Harapan saya pada Ibu-ibu, “marilah kita jadikan diri kita IBU-IBU YANG LUAR BIASA…. Peran Ibu tidak diragukan lagi dalam hal pendidikan dan tumbuh kembang bagi anak-anaknya…. Ibu bertanggung jawab pada masa depan putra-putrinya, mampu menjadi sahabat tempat curhat dan menjadi tempat anak-anak mencari solusi menyelesaikan masalah-2 pribadinya.
Dengan tidak meremehkan peran Bapak, banyak pihak mengakui bahwa peran Ibu lebih besar dalam keluarga, bahkan banyak juga Ibu-Ibu yang mampu berperan ganda didalam keluarga…. Ibu sebagai wanita karir membantu suami dalam menopang ekonomi keluarga, namun demikian fungsi dan tugas sebagi ibu tidak bisa ditinggalkan atau digantikan oleh orang lain tetap menjadi tanggung jawabnya.
Satu lagi kelebihan yang dimiliki seorang Ibu dan tidak dimiliki seorang ayah yaitu seorang Ibu memiliki deposito atau cadangan makanan bergizi terbaik didunia bagi bayinya. ASI ( Air Susu Ibu ) yang dimilikinya adalah makanan bayi terbaik… susu formula termahal pun tidak bisa menandinginya.
Jujur saya bangga terlahir sebagai perempuan (kaum Ibu). Dan saya lebih bangga lagi terlahir dari rahim seorang perempuan yang begitu mulia dan bersahaja. She is my Mom & my HERO
Ini Puisi saya Hadiahkan untuk Para Ibu, khususnya for my Lovely Mother
DuHai iBunDa…
Keindahan Dunia tak akan tergantikan dengan keindahan dirimu
Sorak-sorai pesona dunia pun tak dapat menggantikan gemuruh haru detak jantung saat engkau memelukku.
INdah.. Semua begitu indah dalam alunan cintamu,
menelisik lembut,
membasahi lorong hati dan jiwa yang rindu kasih sayangmu…
Duhai IbunDa….
BukakanlaH pintu ridhomu, Hingga Allah pun
meRidhoiku….
“seorng anak yg brhrp ibunya dan kaum ibu mnjd pewaris surga”
Happy Mother’s Day Mom… I Love You so much, I am nothing without you

kasih ibu memang tiada batasnya
Mb Ranny : Absolutely….
Ibu…Ibu…Ibu… We love You :*